When ALLAH brings you to it, HE will bring you through it... (=

Thursday, June 14, 2012

We said Allahuakbar every day, but do we ever understand what it means?

In the name of Allah, the Most Gracious Most Merciful.

Alhamdulillah, only Allah knows how happy am I these few days. The happiness feels like living in a beautiful garden full with blossoming flowers, flowing rivers, where you can see butterflies flying around, you heard nothing but the sounds of birds singing... hee i know i'm exaggerating.... haha but it feels that beautiful. Seriously.

Okay let me share with you some part of my happiness. Have u ever heard of Yasmin Mogahed? Hee i accidentally listening to her talk last night and I found that she is a real good speaker. She speaks words of beauty and wisdom, where you found happiness inside it. But don't forget to remember that every happiness that come into your life is from Allah, humans are just an 'asbab' or reason that leads you to it.

SubhanaAllah, i'm impress to see people who are able to speak and convey beautiful messages in their own unique and beautiful way. If the creations are wonderful, can you imagine how superb is the Creator? =)

Okay lets get this thing more straight forward. Actually i come across few interesting things when i listen to her talks. So let me start by sharing one beautiful thought today. I hope it can help to increase our imaan, both yours and mine, and this sharing is nothing but Lillahi Ta'ala =)

In one of her talks, she mention about the phrase of 'Allahu Akbar'. Where did you heard or speak of this phrase usually? Hmm. Sometimes we didn't realise that we are repeating this phrase over and over again, everyday in our life which is in our solat. But did we really understand the meaning of this phrase or we just simply say it as a part of our ibadah? Did we mention it just because we want to move from 'Iktidal' to 'Sujud'? Here are the differences when we are doing our ibadah as an ibadah or we are doing it as a ritual only. Its okay, every single thing that you know today start with a 'dont know'. That is why we have to learn this together and improve ourselves together because I am also nothing than just Allah's slave, same as you who currently reading this.

Okay if we asks anyone around us, I think most of us know that AllahuAkbar means Allah is Great. Allah is The Great. But actually it means more like 'Allah is Greater...' If you are asking yourself greater than what?

The answer is... "Greater than everything. Allah is greater than everything."

"Allah is greater than your problems that keep on lingering in your mind during your solat. Allah is greater than the things that you plan to do after your solat. Allah is greater than the books you have been studied and the knowledge that you gain before you performing your solat. Allah is greater than people you love the most that you keep on thinking during your solat. Allah is greater than everything! "

If we really understand this phrase, even though we have so many other dunya thoughts while performing our solat, we are able to fight it. Every time we move during solat, we think of something that upset us and we speak AllahuAkbar, we will come to a point of realization that Allah is even bigger than our sadness. Bigger than our fear. Again, bigger than everything!

Because this time we not just simply know the phrase of AllahuAkbar means Allah is The Great. But now we also able to understand the real meaning of it. We are able to use our knowledge as an 'amal'.

InsyaALLAH, if we are able to apply this in our daily life and ibadah, we will able to look at things and dunya in a new different perspective. Something which is more positive. We will manage to let go our ego because we knew that dunya is nothing compared to Allah. InsyaAllah we will be more 'khusyuk' in our ibadah. amin...

I think this is so meaningful that I must and have to share this with all of you. InsyaAllah if I come across more beautiful things in the future, we will have a more wonderful sharing okay?

Till then lets take care our imaan together. InsyaAllah.
                                                                             




*If there is one reason why I love you so much my friend, I hope the reason is because of Allah. LillahiTa'ala.*

Wednesday, June 6, 2012

Seri Kenangan insights

Assalamualaikum...

Pernah atau tidak kita terfikir, andai kita dikurniakan umur yang panjang oleh Allah, bagaimana agaknya kita akan menghadapi hari-hari tua kita? Bagaimana agaknya kita akan 'cope' dengan hakikat penuaan yang kita tidak akan secergas dan sesihat hari-hari muda kita? Bagaimana agaknya akan kita habiskan sisa-sisa kehidupan kita? Berseorangan, kesunyian atau masih hidup berteman?

Haha. Suspen ke entry hidup berteman berteman ni. :p Sebenarnya lawatan ke rumah Seri Kenangan siang hari tadi sedikit sebanyak membuat kan manusia yang sedikit tetapi belum terlalu tua ini berfikir dan sedikit sebanyak refleksi diri. Tugasan untuk menemuramah berbual ala-ala mesra dengan warga tua sedikit sebanyak memberi insight baru kepada saya, warga macam muda tapi sebenarnya tak berapa tua. :p

Beliau sentiasa ceria dan happy go lucky melayan kami yang sok sek sok sek sibuk semua benda pun nak tanya itu banyak berkongsi pengalaman kehidupan nya dengan kami. Mungkin ceria itu lah rahsia awet muda beliau! Haa pi bawak lari muka sedih tu jauh-jauh. :p Sedikit kagum dengan pakcik yang walaupun sudah di usia sebegitu masih sihat dan cergas bergerak ke sana sini, siap berjaya tanam pokok pisang lagi! Itulah contoh 'Life expectancy' manusia dunia sudah meningkat sekarang ini, 'Iman Expectancy' bagaimana? Jeng3.

Tak perlu diceritakan apa perkongsian kami, ye laa sekali sekala kena berahsia mana boleh semua benda nak cerita! Haip haip. Cuma saya sedikit tertarik apabila pakcik memberi nasihat kepada kami:

"Semasa muda ni, cari pengalaman banyak-banyak. Supaya bila kamu sudah tua nanti akan ada perkara menarik yang boleh kamu ingatkan kembali, yang boleh buat kamu tersenyum senang hati. Kalau tak buat apa-apa dalam hidup, sebab tu ramai yang menangis sendiri-sendiri apabila dah tua sebab tak ada apa perkara menarik lain nak diingat lagi."

"Hidup di Kuala Lumpur tu, pakcik duduk dalam rumah batu sahaja, bukannya ada buat apa-apa. Pakcik lebih suka duduk sini, macam-macam perkara dan macam-macam orang kita boleh jumpa untuk tambah pengalaman kita."

Cerita pakcik buat saya teringat kepada pertandingan rebut gula-gula yang saya selalu join masa masih kecik-kecik comel tiga, empat tahun dulu. Tak 80's 90's nya awak kalau tak pernah join pertandingan tu!

Terasa rugi tak kalau kita masuk pertandingan rebut gula-gula, yang mana kita kena rebut gula-gula sebanyak mungkin dalam masa tiga minit, tapi kita asyik sibuk tengok orang lain kutip gula-gula, kita terlalu ragu-ragu gula-gula mana satu kita nak rebut, akhirnya masa habis dan kita tak dapat rebut satu pun gula-gula. Cuba bayangkan kita kanak-kanak yang tak dapat gula-gula tu, sedihnya!

Hee tak menarik eh cerita rebut gula-gula kat kanak-kanak dewasa? LOL. Untungnya, pertandingan rebut gula-gula itu kita tahu kita hanya ada 3 minit untuk mencuba, tapi hidup ini, kita sendiri tak tahu berapa banyak masa lagi kita ada sebenarnya. Oh hidup ini sangat bukan cerita 'In Time', ada tulis kat tangan berapa banyak lagi tinggal peluang hidup kita. Oh tidak tidak sangatlah bukan. Rugi tak kalau sebenarnya kita hanya tinggal satu hari dalam kehidupan kita, tapi kita masih terleka? Takut nyaaaaa.


Orang kata anak sungai lagi berubah, ini pula hati manusia. eceh! Yang baik tak akan kekal baik selamanya sekiranya dia tidak berusaha menjaga dirinya dgn baik, yang kurang baik itu sentiasa ada peluang dan potensi nak jadi baik. Nak atau tak nak je sebenarnya. :)


Mengingati mati. Cubalah. Kerana mengingati mati itu akan buat kita lebih berusaha untuk meningkatkan amal yang pastinya tidak lah sebanyak mana. Walaupun sedar tidak sedar sudah lebih dua dekad hidup di dunia ini sebenarnya. Malu lah tak mampu menyumbang apa-apa, sedangkan semasa umur dua puluhan lagi Sultan Muhammad Al-Fateh telah membuka Kota Constantinople tau! *kalau malu jangan hanya tutup muka, mari kita sama-sama usaha*

InsyaAllah :)

p.s : di sebalik usia, ada macam-macam cerita dunia.


Saturday, June 2, 2012

Sungguh, aku kagum.

Sungguh, aku kagum melihat coretan insan-insan yang mana penulisannya itu mampu menghidupkan hati-hati mati seorang manusia lainnya. Sungguh, aku kagum mendengar petahnya insan-insan berbicara yang mana patah perkataannya itu mampu mengembalikan hari-hari indah manusia lain yang hilang semangatnya.

Indah. bila patah perkataan yang terluah itu memberi makna baru buat seorang insan di sisi lain dunia yang kadang tak pernah kau jejak tanahnya, apatah lagi bersua muka bertanya khabar gembira.

Maka haruslah kau bersihkan hati sebelum meluah kata, biar ia benar-benar untuk buat manusia lain rasa manfaatnya. Biar manusia lain juga rasa indahnya, hidup berTuhan kan Allah yang Esa.

Perbetulkan niat, buat sehabis baik. Kita hanya layak untuk mencuba. Tapi hidayah itu bukan dalam tangan kita. Hati itu masih dalam pegangan Tuhan. Hanya Dia yang mampu menentukan manusia mana yang bertuah menerima hidayahNya. Manusia yang mencari redha, dalam susah senang suka duka liku hidup dunia.


Jangan menunggu lagi untuk menyebarkan kebaikan yang kau ada, agar indahnya sama-sama kita rasa.